9 Pejabat Baru Pemko Medan Diingatkan Bekerja Sesuai Aturan

doni 04 February 2022
9 Pejabat Baru Pemko Medan Diingatkan Bekerja Sesuai Aturan
Para pejabat administrator yang baru diambil sumpah janji dan jabatan

agiodeli.com– Walikota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Wiriya Alrahman, mengambil sumpah janji dan jabatan 9 pejabat administrator di Lingkungan Pemko Medan, Jumat (4/2/2021). Para pejabat yang dilantik ini diingatkan bekerja sesuai aturan.

Adapun ke-9 pejabat administrator yang dilantik itu yakni Mardian Habibi Gultom menjadi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan dan Adrian Saleh sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD&PSDM). Lalu, Ami Kholis Hasibuan (Kabid Pengembangan, Pengendalian dan Keselamatan Dinas Perhubungan), Richard Medy Simatupang (Kabid Sarana dan Prasarana Angkutan Dinas Perhubungan) dan Nikmal Fauzi Lubis (Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan).

Kemudian, Fakhrul (Kabid Jasa Konstruksi Dinas PU), Gibson Panjaitan (Kabid TKA dan Drainase Perkotaan Dinas PU), Yulius Ares (Kabid Jalan Dinas PU) serta Herbert Hamonangan Panjaitan (Kabid Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman dan Bangunan Pemerintah Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan).

Jaga Amanah dan Kepercayaan

Usai melantik, Wiriya dalam sambutannya berpesan agar seluruh pejabat dapat menjaga kepercayaan dan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Sebab, bilangnya, amanah tersebut akan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan YME, masyarakat serta keluarga.

“Saudara yang dilantik hari ini sudah mengucapkan janji atas nama Tuhan. Maka, perlu diingat apa yang diucapkan. Manusia mungkin tidak melihat, tapi Tuhan maha melihat dan mengetahui segalanya. Oleh karena itu, bekerja lah dengan sebaik-baiknya,” kata Wiriya.

Selanjutnya, sambung Sekda, jika para pejabat tersebut bekerja di luar aturan dan ketentuan yang berlaku, maka yang paling dikecewakan adalah keluarga lalu masyarakat. Apalagi, jika selama bertugas tidak bekerja dengan baik, maka masyarakat juga akan merasa kecewa dengan kinerjanya tersebut.

“Amanah yang diberikan oleh Bapak Walikota ini bertujuan untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Jadi, ketika masyarakat kecewa, mereka merasa tertindas, doa-doanya pasti didengar. Apalagi, ini banyak berada di dinas yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat seperti Dishub dan PU. Kembali diingatkan bekerja sesuai aturan,” ungkapnya.

Oleh karenanya, imbuh Wiriya, sebagai pejabat pelaksana, perlu melakukan cek dan ricek. Misalnya, terkait parkir, harus mampu melakukan penertiban dan berkontribusi pada peningkatan PAD. Begitu juga yang berkaitan dengan drainase, karena hal tersebut merupakan program prioritas walikota. “Pak Wali ingin pelaksanaan di lapangan berjalan baik. Syukuri jabatan baru yang diberikan dengan bekerja sebaik-baiknya,” pesannya mengingatkan. (donny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *