Pemko Medan Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

doni 04 February 2022
Pemko Medan Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng
Dirut PUD Pasar Medan, Suwarno di Operasi Pasar Minyak Goreng

agiodeli.com– Guna mengatasi kenaikan harga dan kelangkaan minyak goreng di Kota Medan, Pemko Medan melalui Dinas Perdagangan bersama PUD Pasar bekerjasama dengan Distributor minyak goreng kembali menggelar operasi pasar minyak goreng, di Pasar Petisah, Kamis (3/2).

Berbeda dari operasi pasar sebelumnya, Harga minyak goreng yang dijual ini merupakan Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 06 tahun 2022 yakni Rp13.500.

Selain di Pasar Petisah, Operasi pasarĀ  ini juga akan dilakukan di empat pasar tradisional lainnya selama lima hari kedepan. Diharapkan Operasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok khususnya minyak goreng dengan harga yang relatif murah.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan, Damikrot, mengungkapkan sudah beberapa pekan ini Pemko Medan menggelar Operasi pasar minyak goreng. Sesuai arahan Walikota Medan Bobby Nasution, pasar murah yang dilakukan bersama PUD Pasar dan bekerjasama dengan Distributor minyak goreng ini dilakukan untuk mengatasi harga yang masih cenderung naik dan mengurangi kelangkaan minyak goreng yang terjadi di beberapa tempat.

“Operasi ini kembali kita lakukan untuk mengatasi harga yang masih relatif naik dan mengurangi kelangkaan minyak goreng. Berbeda dari sebelumnya, minyak goreng dalam operasi ini turun lima ratus rupiah sehingga per liternya dijual Rp13.500,” Sebut Damikrot.

Sediakan 3000 Liter Minyak

Dalam kesempatan tersebut Dirut PUD Pasar Suwarno menjelaskan operasiĀ  ini menyediakan sebanyak 3000 liter minyak untuk masing-masing pasar ang telah ditetapkan. Untuk pembelian, Suwarno menyebutkan masyarakat dapat membeli hingga empat sampai lima liter per orang.

“PUD Pasar sangat berterima kasih kepada Pemko Medan yang telah menggelar operasi pasar minyak goreng ini. Untuk pembelian warga kita batasi maksimal empat sampai lima liter per orang, agar semua warga dapat merasakan operasi pasar minyak goreng murah ini,” jelasnya.

Suwarno menambahkan sesuai hasil peninjauan di beberapa pasar tradisional di Kota Medan harga minyak goreng masih beragam dengan harga tertinggi Rp20 ribu per liternya. Selain itu stok minyak goreng cenderung kosong.

“Dari hasil peninjauan harga minyak goreng masih beragam, bahkan ada yang jual Rp 20 ribu per liternya, hal ini karena pedagang membeli minyak goreng tersebut dengan harga yang sudah tinggi. Stok minyak goreng juga cenderung kosong terlebih minyak curah, saat ini banyak yang kosong di beberapa pasar tradisional,” ungkapnya. (donny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *