Tak Ada Omicron, Pasien Isolasi Covid-19 di Medan Pelaku Perjalanan dan Alami Gejala Ringan

budi 01 February 2022
Tak Ada Omicron, Pasien Isolasi Covid-19 di Medan Pelaku Perjalanan dan Alami Gejala Ringan
Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution. (Ist)

agiodeli.com – Angka kasus Covid-19 di Kota Medan mencapai 31 kasus pada Senin (31/1/2022). Angka ini mengalami penurunan dari sebelumnya yang mencapai 58 kasus.

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution mengungkapkan, jumlah keseluruhan kasus Covid-19 di Kota Medan mencapai 200 lebih kasus. Mereka yang terpapar Covid-19 dan tengah menjalani isolasi rata-rata mengalami gejala ringan dan sedang.

“Mereka yang terpapar ada yang di isolasi terpadu, isolasi mandiri dan juga di rumah sakit. Kondisinya juga bervariasi, ada ringan, sedang dan berat. Mereka yang terpapar Covid-19 adalah pelaku perjalanan,” papar Bobby Nasution kepada awak media, Senin (31/1/2022).

Mereka yang terpapar Covid-19 adalah warga Kota Medan yang melakukan perjalanan berpergian ke luar kota. Begitu kembali ke Medan terkena Covid-19. Hal ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Medan dan setelah dilakukan tracing sampai menunggu massa inkubasi.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Medan, jumlah paling banyak yang terpapar yakni di Kecamatan Medan Sunggal dengan jumlah kasus mencapai 28. Kemudian Kecamatan Medan Sunggal dengan 24 kasus

“Saat ini BOR kita masih dibawah 2 persen. Masi 1, sekian persen. Kasus meninggal kita masih nol mulai dari peningkatan kasus covid kemaren. Tidak ada omicron,” jelasnya.

Ia menganjurkan, kepada warga Kota Medan untuk melakukan isolasi terpadu apabila mengalami gejala ringan dan sedang. Sedangkan untuk gejala berat dilakukan perawatan di rumah sakit. (dirga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *